http://www.papuapos.com

Gubernur Papua, Barnabas Suebu SH saat turkam di Jayawijaya
Biak – Tahun anggaran 2008, Pemerintah Provinsi Papua akan membagikan uang sebesar Rp. 1 triliun kepada masyarakat kampong melalui program Respek dan kegiatan turun kampong oleh Gubernur Papua, Barnabas Suebu SH.

“Program rencana strategis pembangunan kampung (Respek) setiap tahun dievaluasi pemerintah provinsi Papua, kita harapkan dalam 10 tahun kedepan bantuan dana mencapai Rp10 Triliun,” kata Gubernur Suebu pada program turun kampung (Turkam) di Pasar sentral Masram, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Senin.

Ia mengatakan, pengelolaan dana Respek di kampung harus dilakukan secara transparan artinya diketahui semua masyarakat kampung serta harus dipertanggungjawabkan pengelolaan anggaran bantuan pemerintah itu secara benar.

Kedepan pemerintah provinsi Papua, menurut Gubernur Suebu, akan memberikan penghargaan kepada para bupati/walikota,kepala distrik serta para kepala kampung yang berhasil mengelola dana Respek secara baik dan bermanfaat bagi peningkatan perekonomian penduduk kampung bersangkutan.

Gubernur Suebu mengingatkan, hal-hal yang perlu mendapat perhatian berbagai pihak dalam mengelola dana Respek yaitu konsisten dalam melaksanakan kegiatan di lapangan, fokus dengan bidang-bidang tertentu terutama menyangkut kesehatan,gizi, pendidikan,insfrastruktur, sektor ekonomi kerakyatan.

“Sementara satu hal lain yang dilaksanakan aparat dalam mengelola dana Respek yaitu harus terbuka penggunaan anggarannya, semua masyarakat kampung diberikan hak mengontrol penggunaan dana Respek,”ujarnya.

Pemerintah Papua, lanjutnya, saat ini sudah membuat panduan dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja kampung sehingga kedepan program Respek tetap berlanjut serta dilaksanakan secara konsisten sehingga rakyat Papua dapat sejahtera menikmati bantuan dimaksud.

Turkam Gubernur Barnabas Suebu di Kabupaten Supiori, diisi pula dengan dialog bersama masyarakat setempat untuk mendapatkan masukan serta usulan terhadap berbagai persoalan di daerah itu.

Seusai dialog dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sejumlah proyek di lingkup Pemkab Supiori, diantaranya, pengoperasian pasar sentral, tugu 100 tahun pekabaran Injil di Pulau Maudori, serta berbagai fasilitas pemerintah kabupaten.
Ikut mendampingi Gubernur Suebu, diantaranya, Bupati Kabupaten Supiori, Drs Jules F Warikar, Ketua DPRD Otto Albert Msen,Komandan Korem 173/PVB, Kolonel Inf Hari Ramlan Jauhari SH serta pejabat lingkup Pemrov Papua dan kegiatan ini berlangsung aman dan lancar.**

Iklan