MAGELANG [Gatra.com] – Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menegaskan, institusi TNI turut bertangungjawab atas insiden kekerasan di Timor Timur (Timtim), menjelang dan setelah jajak pendapat 1999.

“Itu menjadi tanggung jawab negara dan menjadi tanggung jawab insitusi TNI,” katanya usai memimpin Prasetya Perwira Prajurit Karier Tahun Ajaran 2008, di Lapangan Pancasila, kompleks Akademi Militer, lembah Gunung Tidar, Kota Magelang, di Magelang, Kamis.

Hingga saat ini, katanya, pihaknya belum mengetahui bentuk pertanggungjawaban yang dilakukan TNI atas persoalan itu karena pemerintah masih memelajari laporan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) RI-Timor Leste (lebih…)

Iklan