JAYAPURA (PAPOS)- Ribuan massa mendatangi kantor Gubernur Papua dan DPR Papua, menyampaikan penolakan pemberlakuan Syariah Islam di tanah Papua dan pemberlakukan hari Minggu sebagai hari kerja.

Massa yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Kristen Indonesia (FKKI) minta pemerintah secepatnya mengambil sikap melalui Perdasus dan Perasi, jika tidak keberadaan Papua dalam NKRI terancam.
Massa dari setiap perwakilan geraja yang ada di kota Jayapura dan Sentani ini Senin (4/8) membawa ratusan spanduk dan poster yang bertuliskan ”Pancasila Yes, Syariah No”, “Gubernur, DPRP berilah kami cenderamata Perdasi dan Perdasus sebagai jaminan janji imanmu bagi Tuhan dan rakyat Papua”. (lebih…)

Iklan