DEWAN ADAT PAPUA minta pemerintah tidak membongkar makam Ketua Presidium Dewan Papua (PDP) Theys Hiyo Eluay di Taman Peringatan Kemerdekaan dan Pelanggaran HAM Papua, Sentani, Jayapura, (penyesuaian Suara Pembaruan, 10 November 2003).

Pada hari berikutnya, 11 November 2003, rakyat Papua di Jayapura memperingati dua tahun meninggalnya Theys Hiyo Eluay dengan ibadat. Pada ibadat itu, rakyat Papua mengadakan kegiatan tabur bunga di makam Theys. “Semua kegiatan itu sudah dilaporkan dan dikoordinasikan dengan intel Kodam dan Polda, “ kata Zadrak Taime, seperti dikutip Harian Suara Pembaruan, November 2003.

Harian Kompas melalui Antara, Juni 2007 mengatakan, isu pembakaran makan Theya itu tidak benar. “Tidak benar isu yang menyebutkan bahwa kuburan mendiang Theys Hiyo Eluay di Sentani, Papua, akan dibakar oleh seorang yang mabuk hari Kamis, (6/6) (2007: red).

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Haryadi Soetanto mengatakan, Theys Hiyo Eluay sebagai tokoh yang dihormati perlu ditempatkan di lokasi yang baik dan terhormat (Cenderawasih Pos, 29 Mei 2008). “Sebagai seorang tokoh dan dihormati masyarakat, penempatan makam itu harusnya ditempatkan di lokasi yang baik dan terhormat, bukan di pinggir jalan,” kata Pangdam seperti dikutip Cenderawasih Pos, 29 Mei 2008. (lebih…)

Iklan