sumber :www.kabarpapua.com

Jayapura [kabarpapua.com] -TNI di perbatasan Papua Barat dan PNG dikabarkan telah menentang protokol diplomasi dan militer. Mereka terus melanggar batas internasional dengan PNG, serta dalam tiga bulan terakhir mereka melakukan intimidasi terhadap warga PNG di kampung Wutung, Propinsi Sandaun PNG.

Cliford Faiparik via kabar online The National melaporkan kondisi yang dialami warga PNG di sekitar perbatasan dan Pasukan Militer PNG bertugas di wilayah perbatasan itu bahwa, mereka dalam tiga bulan trakhir, dari bulan Mei, Juni hingga terakhir pada bulan ini, tepatnya hari sabtu lalu melihat pasukan Batalion 408 sudah berada dalam wilayah PNG.

Intimidasi dialami oleh Sersan Ante dan keluarganya di Wutung, wilayah PNG. Menurut mereka TNI pada pukul 11.30 melakukan intimidasi dan menyuruh mereka membongkar rumahnya dan pindah dengan alasan tanah itu bagian dari wilayah RI. “saya mengatakan kepada mereka bahwa ini tanah saya, tapi mereka tidak menghiraukannya, dan mereka mulai memator batas baru hingga sampai ke Pantai, kata Ante yang berada bersama keluarganya. (lebih…)